Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan sebesar 7,75% sebagai persiapan untuk pelonggaran kebijakan moneter pada paruh kedua tahun ini.
Menurut laporan surat kabar Indonesia The Jakarta Post pada 16 Januari, baru-baru ini, setelah rapat dewan gubernur Bank Indonesia, juru bicara bank tersebut, Serryka, menyatakan bahwa untuk lebih efektif menghadapi tantangan eksternal berupa kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve AS dan pemulihan ekonomi global yang berjalan lamban, Bank Indonesia telah memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan sebesar 7,75%, tingkat suku bunga pinjaman sebesar 8%, dan tingkat suku bunga simpanan sebesar 5,75%.