Gan Chenghui mengadakan rapat kerja lapangan di Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia, menekankan pentingnya melaksanakan dengan baik semangat pidato pimpinan Kongres Rakyat Daerah Otonom serta merencanakan dengan matang tahap pengembangan selanjutnya dari kawasan tersebut.
Pada tanggal 27–31 Oktober, Gan Chenghui, Sekretaris Komite Kerja Pertanian dan Perkebunan serta Sekretaris Komite Partai sekaligus Ketua Grup Pertanian dan Perkebunan, mengadakan rapat kerja lapangan di Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia (selanjutnya disebut sebagai “Kawasan Kerja Sama”), dengan menekankan agar kawasan tersebut secara sungguh-sungguh melaksanakan semangat pidato pimpinan Kongres Rakyat Daerah Otonom, mempercepat pembangunan tahap kedua kawasan, secara proaktif merencanakan pembangunan jangka panjang kawasan, serta mengemukakan persyaratan konkret untuk langkah-langkah selanjutnya.
Delegasi Gan Chenghui melakukan peninjauan langsung di Kawasan Kerja Sama untuk memahami perkembangan pembangunan kawasan tersebut, sekaligus menjenguk dan memberikan penghiburan kepada para karyawan Tiongkok yang telah lama bertugas di Indonesia. Di gedung kantor kawasan kerja sama, setelah mendengarkan laporan kerja dari pimpinan kawasan, Gan Chenghui menyatakan bahwa “go global” merupakan salah satu pilar penting bagi Grup Perkebunan Pertanian Guangxi, dan kawasan kerja sama menempati posisi yang sangat strategis dalam upaya “go global” grup tersebut. Grup Perkebunan Pertanian Guangxi menaruh perhatian besar terhadap pembangunan dan pengembangan kawasan kerja sama, serta sangat peduli terhadap kondisi kerja dan kehidupan para karyawan di kawasan tersebut. Gan Chenghui menekankan bahwa proses transformasi kawasan kerja sama—dari sekadar lahan tandus dan pegunungan terpencil menjadi kini berdiri megah pabrik-pabrik yang ramai dan berkembang pesat—sungguh tidak mudah, dan ia sepenuhnya mengapresiasi pencapaian yang telah diraih dalam pembangunan kawasan tersebut.
Gan Chenghui, dengan mengintegrasikan pelaksanaan semangat pidato pimpinan Kongres Rakyat Daerah Otonom, mengemukakan sejumlah persyaratan khusus untuk mempercepat pembangunan Zona Kerja Sama pada tahap berikutnya. Pertama, secara sungguh-sungguh menelaah dan mengambil pelajaran dari pengalaman pembangunan tahap pertama, merumuskan dengan jelas arah dan strategi pembangunan selanjutnya, sehingga dapat dijadikan rujukan yang bermanfaat bagi pembangunan tahap kedua. Kedua, perlu mempercepat pelaksanaan proyek-proyek tahap kedua serta mempercepat kegiatan promosi investasi di dalam kawasan, menurunkan biaya finansial, dan berupaya secepat mungkin mewujudkan manfaat ekonomi dari kawasan tersebut. Ketiga, perlu melakukan perencanaan lebih dini terkait perluasan bidang usaha, membuka wawasan, secara luas mencari peluang kerja sama, agar merek Zona Kerja Sama dapat berakar kuat di Indonesia, serta menjadikan zona ini bukan hanya sebagai pangkalan pionir bagi “ekspansi ke luar” Guangxi, melainkan juga sebagai platform penting dalam pelaksanaan inisiatif “Belt and Road” Tiongkok. Keempat, perlu melakukan kajian mendalam mengenai pengembalian dana ke dalam negeri, guna memberikan kontribusi yang lebih besar kepada kantor pusat Grup Nongken. Kelima, diminta agar unit-unit terkait di kantor pusat menyesuaikan diri dengan kondisi setempat, berdasarkan karakteristik dan peraturan yang berlaku di Indonesia, meningkatkan bimbingan dan koordinasi terhadap pembangunan Zona Kerja Sama; apabila diperlukan, perlu membuka “jalur hijau” khusus bagi zona ini guna memberikan jaminan bagi perkembangannya. Keenam, Zona Kerja Sama harus memperkuat pembinaan integritas dan etika partai di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di luar negeri, menstandarkan berbagai aspek manajemen perusahaan, serta menciptakan lingkungan kerja yang bersih, jujur, dan kondusif bagi pelaksanaan tugas dan pencapaian prestasi.
Wakil Manajer Umum Grup Pengembangan Pertanian Guangxi, Li Dong, beserta para kepala departemen seperti Departemen Pengelolaan Aset, Departemen Keuangan, Kantor Sekretaris, dan Departemen Pengembangan Strategis, juga menyampaikan berbagai pendapat dan rekomendasi terkait tahap pengembangan selanjutnya dari Kawasan Kerja Sama, serta melakukan penyelarasan mendalam mengenai berbagai isu operasional yang relevan. Para personel terkait dari perusahaan kawasan kerja sama turut hadir dalam rapat kerja lapangan tersebut.
Informasi tambahan: Pada tanggal 30 Oktober, Gan Chenghui, Sekretaris Komite Kerja Pertanian dan Perkebunan serta Sekretaris Komite Partai sekaligus Ketua Grup Pertanian dan Perkebunan, secara khusus mendatangi Kantor Urusan Perdagangan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia dan bertemu dengan Minister Counsellor Wang Liping dari kantor tersebut. Gan Chenghui menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan yang telah lama diberikan oleh Kantor Urusan Perdagangan dan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia terhadap pembangunan dan pengembangan Kawasan Kerja Sama, seraya berharap agar Minister Counsellor Wang Liping terus memberikan perhatian dan dukungan bagi perkembangan kawasan tersebut; ia juga secara singkat memaparkan arah pengembangan tahap berikutnya dari kawasan tersebut. Minister Counsellor Wang Liping menegaskan bahwa Kawasan Kerja Sama merupakan proyek percontohan Tiongkok di Indonesia, dan pihak berwenang nasional menaruh perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan serta pengembangan kawasan ini. Kantor Urusan Perdagangan akan secara aktif mendukung pelaksanaan pembangunan dan pengembangan tahap kedua kawasan tersebut, serta mendukung upaya kawasan untuk memperluas cakupan kegiatan usahanya dan menancapkan akar yang kokoh di Indonesia dalam jangka panjang.
Selama berada di Indonesia, Gan Cheng juga bertemu dengan mitra pihak Indonesia di Kawasan Kerja Sama, yaitu Bapak Li Hongming dan Ibu Tan Danlu. Kedua belah pihak melakukan pertukaran pendalaman mengenai upaya lebih lanjut untuk mempercepat pembebasan lahan tahap kedua serta pengembangan dan pembangunan proyek. Wakil Manajer Umum Grup Nongken Guangxi, Li Dong, beserta para pimpinan dari Departemen Pengelolaan Aset, Departemen Keuangan, Kantor Sekretariat, Departemen Pengembangan Strategis, serta staf terkait di Kawasan Kerja Sama turut menghadiri kegiatan tersebut. (Zhu Dejin, Li Jifeng)

Gan Chenghui berfoto bersama seluruh staf di kawasan kerja sama.

Gan Chenghui mengadakan rapat kerja di lokasi

Gan Chenghui Bertemu dengan Konselor Wang Liping di Kantor Perdagangan Tiongkok di Indonesia
微信咨询