Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom sekaligus Sekretaris Kelompok Partai, Wang Yuefei, melakukan kunjungan untuk meninjau dan memberikan arahan terhadap pekerjaan di Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia.
Pada tanggal 29 Oktober, Wang Yuefei, Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom Zhuang Guangxi sekaligus Sekretaris Kelompok Partai, memimpin sebuah delegasi untuk melakukan kunjungan peninjauan dan memberikan arahan terhadap Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia (selanjutnya disebut sebagai “Kawasan Kerja Sama”), yang didampingi oleh Gan Chenghui, Sekretaris Komite Kerja Pengusahaan Pertanian dan juga Sekretaris Kelompok Partai serta Ketua Grup Pengusahaan Pertanian. Dalam kesempatan tersebut, Gan Chenghui menyampaikan laporan mengenai perkembangan pembangunan Kawasan Kerja Sama kepada Wang Yuefei di gedung kantor kawasan tersebut.
Wang Yuefei melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau secara langsung kondisi pembangunan infrastruktur di Kawasan Kerja Sama, dan dalam pertemuan di gedung perkantoran kawasan tersebut, ia mendengarkan laporan mengenai pekerjaan yang dilaksanakan di kawasan tersebut. Gan Chenghui memberikan laporan rinci kepada Wang Yuefei tentang latar belakang pembangunan kawasan kerja sama, perkembangan sejarahnya, rencana induknya, situasi penggalangan investasi untuk proyek tahap pertama, serta kemajuan pengembangan proyek tahap kedua.
Setelah memperoleh pemahaman langsung mengenai situasi pembangunan, pengoperasian, dan perkembangan Zona Kerja Sama serta mendengarkan laporan pekerjaan, Wang Yuefei memberikan penghargaan yang tinggi atas pencapaian yang telah diraih oleh Zona Kerja Sama serta tren perkembangan yang baik saat ini, sekaligus memuji Grup Perkebunan Pertanian Guangxi karena berani memikul tanggung jawab besar untuk “keluar negeri” dalam rangka membangun Zona Kerja Sama. Wang Yuefei menekankan bahwa Zona Kerja Sama merupakan proyek strategis besar yang diselenggarakan oleh Guangxi sebagai respons terhadap Inisiatif “Belt and Road” nasional dan strategi “keluar negeri”, sehingga memiliki makna yang sangat penting. Hasil yang dicapai dalam pembangunan Zona Kerja Sama telah mewujudkan tujuan strategis pemerintah pusat dan pemerintah daerah otonom, sekaligus mengharumkan nama negara dan wilayah otonom tersebut. Selama proses pembangunan dan pengembangan, Zona Kerja Sama tidak hanya mencapai manfaat ekonomi yang cukup baik, tetapi juga memberikan manfaat sosial yang signifikan, sehingga menjadi teladan bagi perusahaan-perusahaan Guangxi yang melakukan ekspansi ke luar negeri.
Wang Yuefei juga menyampaikan sejumlah persyaratan terkait tahap pengembangan selanjutnya dari Kawasan Kerja Sama ini. Pertama, beliau berharap agar kawasan tersebut terus giat berupaya, mempercepat pelaksanaan pembangunan tahap kedua, memperkuat pengelolaan yang lebih terperinci dan profesional atas kawasan, serta senantiasa mengoptimalkan infrastruktur seperti jalan dan penataan ruang hijau di dalam kawasan, guna menumbuhkan citra positif kawasan yang berciri Tiongkok. Kedua, kawasan tersebut perlu lebih meningkatkan upaya penggalangan investasi, dengan memanfaatkan secara optimal berbagai platform promosi investasi, termasuk platform Pameran China–ASEAN, sekaligus melaksanakan kegiatan promosi investasi khusus di kawasan-kawasan maju seperti Jiangsu dan Zhejiang. Ketiga, kawasan harus menaruh perhatian pada pengembangan “sisi lunak” kawasan, dengan mendatangkan lembaga jasa profesional di bidang hukum, perpajakan, keuangan, dan sebagainya, sehingga rantai industri serta cakupan layanan di dalam kawasan dapat diperluas, guna memberikan pelayanan yang lebih berkualitas kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut. Selain itu, Wang Yuefei menegaskan bahwa pihaknya akan secara aktif mendorong pemerintah nasional dan instansi terkait untuk terus memberikan dukungan bagi pembangunan dan pengembangan kawasan kerja sama ini.
Pada 28 Oktober, Wang Yuefei juga secara terpisah bertemu dengan Wakil Ketua Komite Koordinasi Investasi Indonesia, Farra, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian, serta pihak-pihak lainnya di Jakarta. Gan Chenghui turut mendampingi dalam kegiatan-kegiatan terkait tersebut.
Sekretaris Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom Li Guojian, anggota Komite Tetap Kongres Rakyat Daerah Otonom sekaligus Ketua Komite Urusan Luar Negeri dan Urusan Warga Tionghoa Perantauan Liu Changlin, Wakil Kepala Kantor Teluk Beibu Daerah Otonom Wang Zongwen, serta pihak lainnya turut mendampingi kunjungan tersebut; sementara Wakil Manajer Umum Grup Pengembangan Pertanian Guangxi Li Dong juga mendampingi sepanjang kegiatan tersebut. (Zhu Dejin dan Li Jifeng)

Wang Yuefei mendengarkan penjelasan mengenai situasi kawasan kerja sama.

Wang Yuefei dan rombongan melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua Komite Koordinasi Investasi Indonesia, Farah.
Halaman berikutnya:
微信咨询