Kepala Kawasan Kerja Sama Menghadiri Rapat Penyuluhan Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bekasi tentang Perluasan Kesempatan Kerja
Pada tanggal 11 Juli, Pemerintah Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Sosialisasi Kebijakan Perluasan Lapangan Kerja Kabupaten Bekasi Tahun 2019 di Kawasan Kerja Sama (sesi khusus untuk Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia). Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi dan diprakarsai oleh perusahaan di kawasan kerja sama serta Pusat Teknologi Valmet yang beroperasi di kawasan tersebut. Kepala kawasan kerja sama diundang hadir dalam pertemuan tersebut.
Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Edi Loeyadi, memaparkan kondisi terkini sumber daya manusia di Kabupaten Bekasi kepada para tamu undangan. Ia menekankan bahwa dalam beberapa tahun terakhir iklim investasi di Indonesia telah mengalami perbaikan yang signifikan, dan karena letaknya yang berdekatan dengan ibu kota Jakarta, Kabupaten Bekasi kini telah berkembang menjadi kawasan konsentrasi industri terbesar di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Tenggara. Pada tahun 2018, Kabupaten Bekasi memiliki lebih dari 1,76 juta lapangan kerja, namun hanya mampu menyerap sekitar 1,4 juta tenaga kerja, sehingga masalah kekurangan sumber daya manusia menjadi sangat menonjol. Ia mengimbau perusahaan-perusahaan di wilayah ini untuk lebih mengutamakan penggunaan tenaga kerja lokal, serta meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah, agar pemerintah dapat secara real-time memantau kebutuhan tenaga kerja yang relevan dan dengan demikian memperluas peluang kerja. Seiring itu, Edi menyampaikan terima kasih atas dukungan aktif dari Kawasan Kerja Sama, sekaligus memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi kawasan tersebut terhadap daerah setempat, serta menyatakan optimisme yang besar terhadap prospek kawasan kerja sama tersebut.
Kepala Kawasan Kerja Sama menyatakan bahwa keputusan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai titik sosialisasi kebijakan merupakan wujud kepercayaan dan pengakuan terhadap kawasan tersebut, dan kawasan kerja sama siap bekerja sama secara aktif dengan pemerintah setempat untuk memperluas lapangan kerja lokal serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial daerah. Lebih dari 30 perusahaan yang telah menetap di kawasan kerja sama turut menghadiri rapat tersebut.
Halaman sebelumnya:
微信咨询