Wakil Presiden Asosiasi Pengembangan Proyek Kontraktor Luar Negeri Tiongkok, Xin Xiuming, memimpin sebuah delegasi untuk melakukan kunjungan studi dan penelitian ke Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia.


 Wakil Ketua Asosiasi Pengembangan Proyek Kontraktor Luar Negeri Tiongkok, Xin Xiuming, memimpin sebuah delegasi untuk melakukan kunjungan studi dan penelitian ke Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia.

Pada tanggal 12 Juni, sebuah delegasi sebanyak 15 orang dari Asosiasi Kontraktor Internasional Tiongkok, yang dipimpin oleh Wakil Ketua Asosiasi Xin Xiuming, melakukan kunjungan studi ke Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia (selanjutnya disebut sebagai “Kawasan Kerja Sama”). Kepala kawasan tersebut dengan hangat menyambut delegasi yang dipimpin oleh Xin Xiuming, dan kedua pihak kemudian mengadakan pertemuan diskusi di gedung kantor kawasan tersebut.

Wakil Ketua Xin Xiuming beserta rombongan, didampingi oleh pimpinan Kawasan Kerja Sama, melakukan kunjungan ke gedung perkantoran dan meninjau kondisi infrastruktur di kawasan tersebut. Dalam pertemuan diskusi, pimpinan Kawasan Kerja Sama terlebih dahulu menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang senantiasa diberikan oleh Kamar Dagang Kontraktor Internasional Tiongkok kepada kawasan tersebut, serta berharap agar kamar dagang tersebut terus memberikan perhatian, dukungan, dan bantuan dalam pembangunan dan pengembangan kawasan. Selanjutnya, pimpinan kawasan tersebut secara rinci memaparkan latar belakang pengembangan kawasan, perkembangan pembangunannya, serta konsep rencana pengembangan tahap kedua kawasan yang bertujuan untuk mewujudkan sebuah kawasan industri “cerdas”.

Wakil Ketua Xin Xiuming menekankan bahwa kawasan kerja sama ekonomi dan perdagangan di luar negeri merupakan platform investasi terbaik bagi “go global”, yang kondusif bagi perusahaan modal Tiongkok untuk melaksanakan kegiatan investasi, produksi, dan pembangunan di luar negeri secara efisien, cepat, dan aman. Kawasan Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok–Indonesia merupakan salah satu kawasan kerja sama ekonomi dan perdagangan di luar negeri yang pertama kali disetujui pemerintah Tiongkok untuk dimenangkan lelang, dan pencapaian yang diraih hingga saat ini tidaklah mudah. Wakil Ketua Xin Xiuming menyatakan bahwa pihaknya akan memanfaatkan keunggulan asosiasi perdagangan dalam menjalin hubungan dengan perusahaan-perusahaan besar bermodal Tiongkok untuk secara aktif mendorong perusahaan-perusahaan terkait menjalin kerja sama yang relevan dengan kawasan tersebut.

Kedua pihak juga melakukan pertukaran mendalam mengenai kondisi lahan di kawasan industri serta berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan dalam pengembangan usahanya di Indonesia. Anggota rombongan kunjungan tersebut terdiri atas para pimpinan dan perwakilan dari lebih dari sepuluh perusahaan besar milik pusat maupun daerah Tiongkok, antara lain China Railway Group, China Harbour Engineering Company, dan Liugong Guangxi.

Menurut informasi yang diperoleh, Asosiasi Kontraktor Proyek Luar Negeri Tiongkok merupakan organisasi industri berskala nasional yang terdiri atas para investor, kontraktor, serta perusahaan terkait di sektor infrastruktur yang “go global” dari Tiongkok. Saat ini asosiasi tersebut memiliki 1.500 anggota, dengan fungsi utama membantu perusahaan anggota untuk memahami pasar luar negeri, menjalin kemitraan, menemukan peluang kerja sama, serta secara aktif berpartisipasi dalam investasi dan pembangunan proyek-proyek infrastruktur dan konektivitas dalam inisiatif “Belt and Road”. Kunjungan delegasi kali ini ke kawasan kerja sama bertujuan untuk sepenuhnya memanfaatkan peran asosiasi dalam mendorong pengembangan bisnis, mendukung perusahaan anggota dalam menggarap pasar di negara-negara prioritas, mencari peluang transformasi bagi perusahaan, serta menelaah dan mengupayakan peluang kerja sama investasi dengan negara-negara terkait dan kawasan-kawasan industri tertentu.