【Informasi Indonesia】Dunia usaha dan pemerintah bekerja sama untuk mendorong transformasi kawasan industri


1. Kerja Sama Antara Industri dan Pemerintah untuk Mendorong Transformasi Kawasan Industri

 

Asosiasi Kawasan Industri Indonesia (HKI), bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sedang mendorong transformasi kawasan industri guna merespons kebutuhan di bidang ekonomi, geopolitik, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan. Fokus utama dari upaya ini adalah memperkuat perencanaan kebijakan serta pelaksanaan kawasan industri prioritas, yang bertujuan mendukung Rencana Pembangunan Nasional Jangka Menengah 2025–2029 (RPJMN) dan Proyek Strategis Nasional (PSN) berbasis kawasan industri. Langkah-langkah tersebut dirancang untuk memperkuat pemantauan, mengurangi hambatan perizinan, mempercepat proses konsultasi, serta menyediakan dukungan data bagi pengambilan keputusan.

2. Target Ekspor Indonesia pada Tahun 2026 Ditargetkan Mencapai US$315 Miliar

         


Menteri Perdagangan Indonesia baru-baru ini menyatakan bahwa jika target ekspor tahun 2026 sebesar US$315 miliar tercapai, hal itu akan mencatat rekor tertinggi dalam sejarah ekspor Indonesia. Meski target pertumbuhan ekspor tahun 2026 sebesar 7,09% sedikit lebih rendah daripada 7,1% pada tahun 2025, hal ini bukanlah tanda melemahnya perekonomian, melainkan merupakan penyesuaian yang didasarkan pada lonjakan besar pada basis ekspor sebelumnya.
Target pertumbuhan untuk tahun 2024–2025 adalah 7,1% (dengan pertumbuhan aktual pada tahun 2024 sebesar 2,7%), sementara pada tahun 2026 pertumbuhan akan disesuaikan sedikit dari level awal yang tinggi; namun nilai total ekspor akan meningkat dari sekitar US$294 miliar pada tahun 2025 menjadi US$315 miliar, dan target untuk tahun 2029 bahkan ditetapkan sebesar US$405 miliar, guna mendukung visi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8% pada tahun 2029.
Meski target pertumbuhan sedikit diturunkan, Kementerian Perdagangan tetap optimistis terhadap ekspor pada tahun 2026, karena sejumlah perjanjian perdagangan akan sepenuhnya diterapkan pada tahun 2026 dan akan menjadi pendorong utama bagi ekspor. Pemerintah juga tengah membangun platform digital untuk membantu perusahaan memanfaatkan CEPA dan FTA (perjanjian perdagangan bebas) dengan lebih cepat.
Serta merencanakan peta jalan ekspor untuk periode 2026–2029. Ia menekankan bahwa prioritas pemerintah saat ini bukanlah penyesuaian struktur komoditas ekspor, melainkan fokus pada perluasan pasar, sehingga lebih banyak produk ekspor yang berpotensi dapat memasuki lebih banyak pasar dengan lebih mudah.
Dikutip dari: Indonesia Setiap Hari